Info Sekolah
Rabu, 21 Jan 2026
  • Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK IT) Ibnu Katsir, adalah sekolah berbasis pesantren dan hafalan Al-Qur'an
  • Sekolah Menengah Kejuruan Islam Terpadu (SMK IT) Ibnu Katsir, adalah sekolah berbasis pesantren dan hafalan Al-Qur'an
10 September 2025

JSIT Jember Gelar BPI Akbar, Teguhkan Ruhiyah Guru untuk Raih Kejayaan Dakwah

Rab, 10 September 2025 Dibaca 549x

JEMBER — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Jember menggelar acara Bina Pribadi Islam (BPI) akbar bagi para guru di lingkungan JSIT se-Jember pada Senin (08/09). Acara yang dihadiri oleh 195 peserta ini bertujuan untuk meneguhkan spiritualitas dan motivasi para pendidik dalam menjalankan misi dakwah melalui dunia pendidikan.

Acara ini menghadirkan Ustaz Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM., Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, sebagai pemateri utama. Dalam sesi yang dimoderatori oleh Ustaz Agus Styo Gunawan, guru SMK IT Ibnu Katsir, Ustaz Edris membawakan materi dengan tema “Teguhkan Ruhiyah, Raih Kejayaan Dakwah, dengan Menapaki Jejak Mulia Rasulullah SAW.”

Mencontoh Keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai Pendidik

Dalam pemaparannya, Ustaz Edris Effendi menekankan pentingnya meneladani sosok Rasulullah SAW., khususnya dalam peran beliau sebagai pendidik. Menurutnya, kesuksesan dakwah tidak lepas dari kualitas pribadi dan metode pengajaran yang dicontohkan oleh Nabi. Ada beberapa poin penting yang disampaikan terkait keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pendidik:

  1. Ikhlas dan Cinta: Nabi Muhammad SAW mendidik dengan penuh keikhlasan dan cinta. Beliau tidak pernah lelah atau mengeluh dalam membimbing umatnya, bahkan kepada mereka yang menentang. Sikap ini menjadi kunci bagi guru agar mampu mengajar dengan hati, bukan hanya sekadar kewajiban.
  2. Teladan Hidup: Rasulullah SAW. bukan hanya mengajarkan teori, tetapi juga menjadi contoh hidup yang nyata. Setiap ucapan dan perbuatan beliau adalah cerminan dari ajaran Islam. Bagi seorang guru, integritas pribadi dan konsistensi antara perkataan dan perbuatan adalah hal yang mutlak.
  3. Memahami Karakter Murid: Nabi Muhammad SAW. memahami betul karakter dan latar belakang setiap sahabatnya. Beliau memiliki pendekatan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan individu, menunjukkan bahwa pendidikan haruslah bersifat personal dan tidak bisa disamaratakan.
  4. Menumbuhkan Motivasi: Rasulullah SAW. senantiasa memberikan motivasi dan apresiasi kepada para sahabatnya. Beliau membangun rasa percaya diri dan potensi yang ada pada setiap individu, sehingga mereka bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Acara ini diharapkan dapat menjadi penyegaran spiritual bagi para guru di lingkungan JSIT Jember, sehingga mereka dapat terus bersemangat dan berdedikasi dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia.

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Tinggalkan Komentar